Kamis, 15 April 2010

Satpol PP yang Tewas Kirim SMS Minta Maaf

VIVAnews - Anggota Satpol PP, Ahmad Tajudin tewas dalam bentrokan di depan makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, Rabu 14 April 2010.

Kawan korban, Ahmad Alhapsi (27) menceritakan, sebenarnya Ahmad Tajudin tak ikhlas diberi tugas menggusur lahan makam keramat itu.

"Sebelum kejadian korban SMS meminta maaf kepada teman-temannya bahwa dia akan menggusur bangunan keramat di Tanjung Priok."

"Dalam hati sebenarnya dia tidak mau tapi demi profesional kerja akhirnya dilakukan," kata Ahmad Alhapsi, Kamis 15 April 2010 dini hari.

Apalagi, tambah dia, korban punya ikatan dengan makam Mbah Priok. "Dia sering berziarah dan berkunjung ke makam itu,' kata Ahmad Alhapsi.

Ahmad Tajudin sempat berkuliah di STIE Kasih Bangsa sampai semester 9, lalu pindah ke Kampus Bakti Pembangunan.

Korban rencananya akan dimakamkan di pemakaman dekat masjid As Syuro, Kebon Jeruk pukul 12.00 siang Kamis 15 April 2010.

Korban hobi main bola. Dia juga sering mengikuti pengajian. Dia sering ikut majelis talim dan beribadah malam.

Kepastian tewasnya Ahmad Tajudin disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Priyanto saat berkunjung ke RS Koja, pukul 23.00 WIB, Rabu 14 April 2010. Saat itu, baru satu aparat yang dipastikan tewas.

"Sementara yang kita terima baru satu yang meninggal, Ahmad Tadjudin. Sudah dibawa ke RSCM," kata Priyanto yang datang bersama Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Mendagri Gamawan Fauzi.

Malam Nanti, Hujan Meteor Lyrids Mulai Turun


Hujan meteor Lyrids akan turun mulai malam ini hingga 26 April 2010. Fenomena tahunan itu bisa disaksikan di seluruh Indonesia selepas tengah malam.

Menurut peneliti utama astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, masa puncak hujan meteor terjadi pada 21-22 April. Saat itu, diperkirakan ada 10-20 meteor yang muncul setiap jam.

"Biasanya pada saat-saat tertentu terjadi lonjakan meteor, tapi tahun ini normal," katanya, Kamis (15/4/2010). Meteor dari komet Tatcher tersebut mulai diketahui astronom sejak 2600 tahun lalu.

Hujan meteor itu akan turun dekat rasi Lyra. Letaknya berada di antara horison hingga atas langit sebelah timur laut. Dengan kondisi cuaca yang mulai memasukim musim kemarau, ditandai dengan hujan yang jarang turun, kata dia, kemungkinan besar hujan meteor itu bisa disaksikan tanpa dihalangi awan selepas pukul 01.00 dinihari hingga menjelang subuh.

Hujan meteor itu bisa disaksikan dengan jelas oleh penduduk bumi di belahan utara. Di Indonesia yang berada di khatulistiwa, kata astronom dari Observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar, kemungkinan agak sulit dilihat. "Posisinya dekat horison, mungkin agak terhalang pepohonan," katanya. Sebelum dan sesudah masa puncaknya, jumlah meteor yang jatuh diperkirakan hanya sebuah tiap jam.

Bagi para astronom, hujan meteor dari komet yang muncul tiap 415 tahun dekat bumi ini dianggap biasa. Hujan meteor itu berasal dari lapisan es komet yang mencair ketika orbitnya dekat dengan matahari. Partikel debu, es, dan batu yang terlepas itu terbakar di atmosfir sebelum jatuh ke bumi.

Menurut Evan, tahun ini ada 11 hujan meteor yang besar termasuk Lyrids. Setiap tahun, bumi disiram sekitar 25 ribu ton debu angkasa.

Sabtu, 10 April 2010

Presiden Yudhoyono Kembali Ke Tanah Air


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu siang ini tiba kembali di Tanah Air usai melakukan kunjungan kerja di Hanoi Vietnam untuk menghadiri KTT Asean ke-16 yang berlangsung sejak Kamis (8/4) lalu.

Pesawat Kepresidenan Garuda Indonesia jenis Boeing 737-300 yang ditumpangi Presiden dan rombongan mendarat dengan mulus di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Di landasan, Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono disambut Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono serta sejumlah menteri lainnya. Ikut bersama rombongan Presiden adalah Mensesneg Sudi Silalahi dan Menprin MS Hidayat.

KTT Asean ke-16 ditutup Jumat (9/4) kemarin dan menghasilkan deklarasi yang antara lain mendesak Myanmar menyelenggarakan pemilu yang jujur dan terbuka, serta bekerja sama dengan PBB dalam proses penyelenggaraannya.

Deklarasi para pemimpin Asean yang dibacakan PM Vietnam Nguyen Tan Dung, juga bertekad menjaga kondisi fiskal dan moneter sampai pemulihan sudah benar-benar kokoh.

Topik lain dari KTT adalah penandatanganan kerjasama di tingkat menteri luar negeri mengenai protokol pembentukan mekanisme penyelesaian sengketa sebagaimana diatur dalam piagam. Hal ini dilakukan untuk menyelesaikan perbedaan pandangan di antara negara-negara anggota ASEAN, misalnya soal sengketa batas wilayah.

Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa menyatakan, juga telah disepakati kepemimpinan ASEAN pada tahun depan dipegang Indonesia. Hal itu merupakan hasil kesepakatan pertukaran giliran dengan Brunei yang seharusnya mendapatkan giliran sebagai ketua ASEAN pada tahun 2011.

KTT itu juga meluncurkan kesepakatan di bidang ekonomi, yang merupakan salah satu bagian dari upaya besar untuk semakin mengintegrasikan ekonomi ASEAN, menjelang Komunitas ASEAN 2015, salah satu pilar ASEAN.

Para pemimpin menegaskan, daya saing ASEAN harus ditingkatkan dengan integrasi jalan darat, udara, dan laut. Hal itu sangat diperlukan untuk menarik aliran investasi asing yang mencari pasar luas di ASEAN berpenduduk 600 juta jiwa. Kawasan akan tertinggal dalam hal daya saing jika tak bisa menjadikan dirinya sebagai sebuah entitas yang terintegrasi.

Di bidang ekonomi, para menteri keuangan ASEAN bersama menteri keuangan dari China, Jepang, dan Korea Selatan sepakat membentuk Fasilitas Bank Garansi Investasi (CGIF).

KTT ke-16 ASEAN di Hanoi bertema "Toward the ASEAN Community: from Vision to Action" (Menuju Masyarakat ASEAN: dari Visi menuju Aksi).

Anggota ASEAN saat ini terdiri dari Indonesia, Brunei, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja, Laos dan Myanmar.

Pimpinan yang hadir pada KTT tersebut adalah Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Sultan Brunei Daruussalam Sultan Hassanal Bolkiah, PM Kamboja Samdech Techno Hun Sen, PM Laos Bouasone Bouphavanh, PM Malaysia Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Rajak, PM Myanmar Jenderal Thein Sein, Presiden Filipina Gloria Arroyo, PM Singapura Lee Hsien Loong, Menlu Thailand Kasit Piromya, dan PM Vietnam Nguyen Tan Dung. Selain itu juga hadir Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

Jembatan Selat Sunda Ditawarkan ke China

Pemerintah menawarkan megaproyek Jembatan Selat Sunda senilai Rp 100 triliun ke China. China menyiapkan 15 miliar dollar AS untuk diinvestasikan ke negara-negara ASEAN. Indonesia bisa memanfaatkan untuk menyelesaikan jembatan penghubung Jawa-Sumatera itu.

”China menyiapkan dana besar ke ASEAN, termasuk untuk Indonesia. Kami mendorong proyek yang meningkatkan konektivitas antarwilayah, antara lain Jembatan Selat Sunda,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Kamis (8/4).

Guna menarik investor China, Indonesia menawarkan investasi di infrastruktur dan pengembangan industri manufaktur. Dana asal China tersebut akan dipertukarkan dengan mata uang negara masing-masing.

Ada dua opsi yang bisa diambil terhadap status dana dari China, yakni menjadi dana investasi atau pinjaman proyek. ”Kami belum tahu seperti apa skema yang tepat. Namun, kami menyiapkan profil proyeknya,” ungkap Hatta.

Pemerintah telah memegang lima kajian pembangunan Jembatan Selat Sunda, dibangun berupa jembatan, terowongan dasar laut, atau terapung di bawah permukaan laut seperti terowongan yang menghubungkan Inggris-Perancis saat ini.

Jika opsi terowongan yang dipakai, nilai investasinya Rp 49 triliun, jangka waktu pemakaian 20 tahun. Adapun jika berupa jembatan, butuh investasi Rp 117 triliun, tetapi daya tahannya sanggup menampung lonjakan kendaraan hingga 100 tahun.

Pada 2050 diprediksi arus lalu lintas di jalur itu 57.600 kendaraan per hari. Jika mengandalkan penyeberangan feri seperti saat ini, maksimal hanya melayani

18.000 kendaraan per hari. Sementara jika dilakukan kombinasi feri dan terowongan, masih 32.900-49.500 kendaraan per hari pada 2050 yang tidak dapat tertampung di penyeberangan Selat Sunda.

Berdasarkan pertimbangan itu, opsi membangun jembatan menjadi pilihan karena bisa menampung semua kendaraan hingga 100 tahun terhitung sejak 2030, saat jembatan selesai dibangun. Jembatan akan dibangun dengan enam jalur untuk dua arah, dilengkapi rel ganda kereta api.

Bentuk kelompok kerja

Terkait hubungan dagang dengan China, kata Hatta, ia akan membentuk kelompok kerja Indonesia-China, yang membahas keluhan industri yang memproduksi 228 jenis produk. Produk- produk itu bakal terkena perdagangan bebas ASEAN-China.

Saat ini neraca perdagangan Indonesia ke China defisit. Ini karena ada impor peralatan untuk proyek pembangkit listrik 10.000 MW yang sangat besar. ”Peralatan itu harus impor meskipun tidak dari China, mungkin dari Eropa,” ujar Hatta.

Ekonom Iman Sugema menegaskan, persaingan dengan China harus dimenangi karena setiap penurunan daya saing akan berdampak pada penambahan pengangguran di Indonesia meski di sisi lain, munculnya barang buatan China membuat kesejahteraan rakyat meningkat.

”Harga barang China murah sehingga daya beli masyarakat membaik. Namun, terjadi tekanan di sisi produsen,” ungkap Iman.

Bernyanyi di AS, Sandhy Sondoro Dipuji Penyanyi Dunia


Sandhy Sondoro mendapatkan tepuk tangan meriah saat tampil di acara 'Dianne Warren and Friends' di Palladium Theater Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat. Sandhy pun mendapat pujian dari penyanyi dunia.

Sandhy mendapatkan tepuk tangan dari 1000 penonton saat selesai membawakan lagu 'Time, Love, and Tenderness' ciptaan Dianne Warren. Penyanyi asal Indonesia yang merintis karir di Jerman itu mengisi acara 'Dianne Warren and Friends' pada Kamis (8/4/2010) malam waktu setempat.

"Sambutan yang meriah di mana seluruh penonton berdiri dan tepuk tangan (standing ovation) yang panjang menggema di Palladium Theater Hollywood, Los Angeles, ketika Sandhy Sondoro selesai membawakan tembang 'Time, Love, and Tenderness'," begitu tulis Edi Suharto, Konsul Ekonomi KJRI Los Angeles, dalam rilisnya yang dikirimkan kepada detikhot, Sabtu (10/4/2010).

Melihat penampilan Sandhy yang memukau di acara musiknya, Dianne berniat untuk datang kembali ke Indonesia. Dianne ingin kembali mengikuti festival musik jazz bergengsi, Java Jazz tahun 2011 mendatang.

"Dianne Warren, seorang pencipta lagu dan talent scout yang bertangan dingin ini mengatakan dirinya baru kembali dari Jakarta untuk menghadiri Java Jazz Festival. Menurutnya festival ini merupakan salah satu festival jazz dunia terbesar yang belum banyak diketahui publik AS," tulis Edi kembali.

Sandhy tidak sendiri bernyanyi di acara 'Dianne Warren and Friends'. Sejumlah penyanyi ternama dunia juga tampil, diantaranya Toni Braxton, Gloria Estefan, Patti Austin, LeAnn Rimes, Due Voci (Kelly Levesque dan Tyler Hamilton), Eric Bana, dan Fantasia. Mereka bernyanyi bersama di akhir acara.

Sandhy yang saat itu memakai busana resmi, jas hitam, juga mendapatkan pujian dari salah satu penyanyi dunia, Tony Renis. Katanya, ia terpukau dengan penampilan Sandhy

"Beberapa artis yang turut menyanyi dan pencipta lagu seperti seorang Tony Renis, memuji penampilan dan bakat emas Sandhy," jelas Edi.

Cemburu, WNI Bunuh Isteri di Florida

Tak tahan dibakar api cemburu, Munawar Toha menghabisi nyawa isterinya, Surya Sari Prihatin Toha, 41 tahun. Lelaki berusia 63 tahun itu menuduh Surya telah menjalin kasih dengan lelaki lain.

Seperti dikutip dari miamiherald.com, polisi menangkap Toha pada Selasa lalu dengan tuduhan pembunuhan. Mereka menemukan tubuh isterinya tenggelam dalam mobil Daewoo Nubira berwarna Silver, di sebuah danau dekat tempat suaminya bekerja.

Surya sudah menghilang sejak 23 Maret lalu. Saat itu, Toha bertanya pada temannya, Meriana Tjong, apakah pernah melihat sang isteri. Beberapa saat kemudian, Toha dan Tjong serta Rahadian Putra, mencari Surya bersama-sama. Toha juga mengatakan, isterinya kabur bersama lelaki lain dari Miami.

Keesokan harinya dia melaporkan hilangnya Surya pada polisi. Dia juga menyertakan catatan dalam bahasa Indonesia yang katanya ditulis sang isteri. Dalam catatan tersebut, isterinya mengaku kabur lantaran merasa tak mampu menjadi ibu yang baik bagi dua anak mereka.

Namun polisi menemukan fakta lain. Kamera pengintai yang dipasang di dekat danau menunjukkan Toha membunuh isterinya dengan menenggelamkan mobil mereka ke danau.

Selasa, 06 April 2010

Mahfud Cerita Koruptor Mati Mengenaskan, Peserta Tegang


Mendapat ceramah mengenai korupsi dari ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, sebanyak 300 pengurus Korpri Pemerintah Provinsi Jawa Timur tampak tegang. Semula, acara bertajuk »Sosialisasi MK dan pengembangan budaya sadar konstitusi bagi anggota Korpri” yang digelar di salah satu ruangan Kantor Gubernur Jawa Timur ini tampak santai. Apalagi, ketika membuka acara, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengeluarkan cerita-cerita lucunya.

Hanya saja, ketika giliran ketua Mahfud MD yang memberikan sambutan, pengurus Korpri yang mayoritas merupakan kepala dinas, kepala badan, biro Pemerinta Provinsi Jawa Timur maupun Kota/Kabupaten se-Jawa Timur ini tampak tegang.

Entah, untuk menyindir atau tidak, Mahfud dalam sambutannya memang mencontohkan beberapa pejabat korup yang akhirnya mati mengenaskan. »Saya punya teman seorang hakim, dia terkenal korup, tapi pinter sekali menyembunyikannya,” kata Mahfud.

Meski melakukan jual beli perkara, hakim itu cerita Mahfud, menyimpan uang hasil korupsinya di rekening seorang temannya. Sehingga beberapa kali diperiksa, si hakim tidak terbukti memiliki harta berlebihan.

Hanya saja, tiba-tiba hakim ini sakit lumpuh sehingga tidak bisa lagi bekerja. »Sakitnya aneh, untuk bergerak dari bangun tidur saja dia membutuhkan suntikan obat dari Singapura senilai Rp 30 juta. Malamnya, jika ingin tidur dia juga harus disuntik lagi Rp 30 juta,” kata Mahfud.

Karena sangat merepotkan keluarganya, hakim ini lantas dibiarkan begitu saja oleh keluarga hingga akhirnya meninggal dunia. »Ya begitulah korupsi, hasil korupsi pasti membuat hidup tidak tenang,” cerita Mahfud.

Mahfud menceritakan bagaimana tidak nyamannya hidup para koruptor. »Orang itu kalau korupsi, ada polisi lewat saja dia sudah tidak nyaman. Bahkan ada mobil pemadam kebakaran dikira polisi,” kata dia.

Melihat ketegangan ini, Mahfud lantas mengakhiri ceramahnya itu dengan guyonan Madura. »Pernah ada sidang di MK, yang jadi saksi orang Madura. Dia bilang tidak bisa ngomong bahasa Indonesia, tapi setelah ada seorang penerjemah, eh, dia malah bilang terjemahannya keliru. Jadi saya ngomong bahasa Indonesia saja,” pungkas Mahfud disambut ger-geran peserta sosialisasi.

Sekretaris Provinsi Jawa Timur Rasiyo berharap cerita Mahfud ini menjadi pemicu seluruh pejabat untuk menghidari perilaku korupsi. »Luar biasa cerita pak Mahfud, semoga kita menjadi pegawai yang bersih,” kata Rasiyo.